Sosokmu di hati ini kuakui memang yang terindah. Tapi, aku tak bisa
mengorbankan sesuatu yang sangat, bahkan paling berharga dalam hidupku ini untuk & demi seseorang yang tak mau
berkoban hidup, hati & Cinta nya pula hanya bagiku.
3 bulan, malah hampir kuberi waktu baginya hanpir setahun untuk memikirkan arti hadirku baginya, tapi tak berguna rasanya kesia-siaan itu, penantianku saat itu tak dipandangnya samasekali. Baginya, aku hanya sampingan dan bahan "mainan" semata, yang tak punya arti serta tak boleh menuntut lebih.
Penantian mustahil yang kini terjawab dengan jawaban lain yang tidak kuduga, bahkan ternyata melebihi apa yang kuharap, mengisi hampir seluruh sisa kekosongan hidupku yang terampas atas kepergian dan pengabaiannya dulu.
Kini, tak ada lagi alasan untuk mengulang kembali sejarah, kecuali kelak waktu & keadaan membalik semuanya sedemikian rupa sehingga seperti apa yang seharusnya kuharapkan semula, waktu itu ~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar